Ilmu psikiatri dibangun atas 4 fondasi dasar, yaitu:
- Dimensi Organo-biologis yaitu aspek pengetahuan tentang organ-organ tubuh serta fungsi fisiologis tubuh manusia khususnya yang berkaitan langsung dengan aspek kesehatan jiwa (seperti Sistem Susunan Saraf Pusat)
- Dimensi Psiko-edukatif yaitu aspek pengetahuan tentang perkembangan psikologis manusia serta pengaruh pendidikan-pengajaran terhadap seorang manusia sejak lahir hingga lanjut usia.
- Dimensi Sosial-Lingkungan yaitu aspek pengetahuan tentang pengaruh kondisi sosial-budaya serta kondisi lingkungan kehidupan terhadap derajat kesehatan jiwa manusia.
- Dimensi Spiritual-Religius yaitu aspek pengetahuan tentang pengaruh taraf penghayatan dan pengamalan nilai-nilai spiritual-religius terhadap derajat kesehatan jiwa manusia.
Cara Menjaga Fokus
OK, sekarang kita akan bahas bagaimana cara menjaga fokus dari mulai
menetapkan tujuan sampai tujuan tersebut dicapai. Cara-cara menjaga
fokus sebenarnya sederhana, bahkan seperti terlihat aneh. Inilah mungkin
yang menyebabkan banyak orang yang tidak berusaha untuk menjaga fokus.
Karena merasa ribet atau menganggapnya sepele.
Sudahkah Anda menetapkan tujuan? Anda tidak akan fokus jika Anda belum
menetapkan tujuan. Jadi langkah-langkah dibawah ini hanya bisa dilakukan
setelah Anda menetapkan tujuan.
Langkah pertama adalah Anda harus mengetahui cara fokus. Silahkan baca
artikel Bagaimana Cara Fokus?. Setelah Anda bisa fokus, maka kini
saatnya menjaga fokus.
Trik-trik Menjaga Fokus
Ada pengingat atau yang mengingatkan. Kita akan kehilangan komitmen
jika kita lupa dengan tujuan kita. Dengan berbagai kesibukan dan
kewajiban yang harus kita lakukan setiap hari, kadang kita terlupakan
untuk berusaha mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Jadi, harus ada
pengingat bahwa Anda sedang mencapai tujuan tertentu. Ada banyak ide
agar ada pengingat setiap hari:
Menempel gambar yang berkaitan dengan tujuan kita di tempat yang
setiap hari pasti terlihat. Misalnya Anda cari foto mobil yang Anda
ingingkan, kemudian tempel di lemari es atau di kamar tidur Anda.
Setidaknya, Anda akan teringat terus setiap hari bahwa Anda sedang
mencapai tujuan tertentu.
Bekerja sama dengan orang lain, bisa keluarga, untuk saling
mengingatkan dalam upaya mencapai tujuan.
dan lain-lain
Menghujamkan tujuan Anda ke pikiran bawah sadar Anda. Jika tujuan
sudah terhujam dalam pikiran bawah sadar Anda, maka secara otomatis Anda
akan teringat kepada tujuan Anda atau tindakan Anda akan diarahkan
secara otomatis menuju tujuan Anda. Caranya:
Mereview atau membaca tujuan Anda secara berulang-ulang. Dengan
suara lantang lebih bagus.
Tulis tujuan Anda, dengan tulisan tangan, berulang-ulang. Sampai
ratusan kali.
Melakukan visualisasi tujuan Anda. Tekniknya bisa Anda baca di
Beautiful Mind Power.
Miliki mental juara. Mental juara akan mendorong Anda untuk mencapai
tujuan Anda secepat mungkin. Seseorang yang memiliki mental juara tidak
akan pernah menunda-nunda. Tidak akan mudah terganggu pikirannya oleh
hal lain. Dengan memiliki mental juara, Anda akan lebih mudah untuk
menjaga fokus.
Kesimpulan
Sekarang, Anda sudah memahami sejauh mana pentingnya manfaat fokus.
Kurang menjaga fokus akan mengurangi kemungkinan Anda berhasil mencapai
tujuan. Orang yang ilmunya sedikit tetapi dia mampu menjaga fokus untuk
mencapai tujuannya, maka dia memiliki kemungkinan berhasil lebih besar,
dibandingkan orang berilmu tidak bisa menjaga fokus. Apalagi, jika orang
berilmu DAN mampu menjaga fokus, dia akan sangat cepat meraih
tujuannya.
Untuk menjaga fokus Anda perlu pengingat, hujamkan tujuan ke pikiran
bawah sadar, dan miliki mental juara.
Sumber: http://www.motivasi-islami.com/menjaga-fokus-saat-meraih-tujuan/
Sumber: http://www.motivasi-islami.com/menjaga-fokus-saat-meraih-tujuan/
Cara Menjaga Fokus
OK, sekarang kita akan bahas bagaimana cara menjaga fokus dari mulai
menetapkan tujuan sampai tujuan tersebut dicapai. Cara-cara menjaga
fokus sebenarnya sederhana, bahkan seperti terlihat aneh. Inilah mungkin
yang menyebabkan banyak orang yang tidak berusaha untuk menjaga fokus.
Karena merasa ribet atau menganggapnya sepele.
Sudahkah Anda menetapkan tujuan? Anda tidak akan fokus jika Anda belum
menetapkan tujuan. Jadi langkah-langkah dibawah ini hanya bisa dilakukan
setelah Anda menetapkan tujuan.
Langkah pertama adalah Anda harus mengetahui cara fokus. Silahkan baca
artikel Bagaimana Cara Fokus?. Setelah Anda bisa fokus, maka kini
saatnya menjaga fokus.
Trik-trik Menjaga Fokus
Ada pengingat atau yang mengingatkan. Kita akan kehilangan komitmen
jika kita lupa dengan tujuan kita. Dengan berbagai kesibukan dan
kewajiban yang harus kita lakukan setiap hari, kadang kita terlupakan
untuk berusaha mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Jadi, harus ada
pengingat bahwa Anda sedang mencapai tujuan tertentu. Ada banyak ide
agar ada pengingat setiap hari:
Menempel gambar yang berkaitan dengan tujuan kita di tempat yang
setiap hari pasti terlihat. Misalnya Anda cari foto mobil yang Anda
ingingkan, kemudian tempel di lemari es atau di kamar tidur Anda.
Setidaknya, Anda akan teringat terus setiap hari bahwa Anda sedang
mencapai tujuan tertentu.
Bekerja sama dengan orang lain, bisa keluarga, untuk saling
mengingatkan dalam upaya mencapai tujuan.
dan lain-lain
Menghujamkan tujuan Anda ke pikiran bawah sadar Anda. Jika tujuan
sudah terhujam dalam pikiran bawah sadar Anda, maka secara otomatis Anda
akan teringat kepada tujuan Anda atau tindakan Anda akan diarahkan
secara otomatis menuju tujuan Anda. Caranya:
Mereview atau membaca tujuan Anda secara berulang-ulang. Dengan
suara lantang lebih bagus.
Tulis tujuan Anda, dengan tulisan tangan, berulang-ulang. Sampai
ratusan kali.
Melakukan visualisasi tujuan Anda. Tekniknya bisa Anda baca di
Beautiful Mind Power.
Miliki mental juara. Mental juara akan mendorong Anda untuk mencapai
tujuan Anda secepat mungkin. Seseorang yang memiliki mental juara tidak
akan pernah menunda-nunda. Tidak akan mudah terganggu pikirannya oleh
hal lain. Dengan memiliki mental juara, Anda akan lebih mudah untuk
menjaga fokus.
Kesimpulan
Sekarang, Anda sudah memahami sejauh mana pentingnya manfaat fokus.
Kurang menjaga fokus akan mengurangi kemungkinan Anda berhasil mencapai
tujuan. Orang yang ilmunya sedikit tetapi dia mampu menjaga fokus untuk
mencapai tujuannya, maka dia memiliki kemungkinan berhasil lebih besar,
dibandingkan orang berilmu tidak bisa menjaga fokus. Apalagi, jika orang
berilmu DAN mampu menjaga fokus, dia akan sangat cepat meraih
tujuannya.
Untuk menjaga fokus Anda perlu pengingat, hujamkan tujuan ke pikiran
bawah sadar, dan miliki mental juara.
Sumber: http://www.motivasi-islami.com/menjaga-fokus-saat-meraih-tujuan/Psikiatri adalah suatu cabang ilmu kedokteran yang mempelajari aspek kesehatan jiwa serta pengaruhnya timbal balik terdapat fungsi-fungsi fisiologis organo-biologis tubuh manusia. Sebagai suatu cabang ilmu kedokteran, ilmu psikiatri tidaklah berdiri sendiri, melainkan selalu berkolaborasi dan segala aspeknya selalu berkaitan dengan cabang-cabang ilmu kedokteran lainnya, misalnya dengan cabang ilmu saraf (Neurologi) dan ilmu penyakit dalam (Internal Medicine).
Ilmu psikiatri dibangun atas 4 fondasi dasar, yaitu:
Sumber: http://www.motivasi-islami.com/menjaga-fokus-saat-meraih-tujuan/Psikiatri adalah suatu cabang ilmu kedokteran yang mempelajari aspek kesehatan jiwa serta pengaruhnya timbal balik terdapat fungsi-fungsi fisiologis organo-biologis tubuh manusia. Sebagai suatu cabang ilmu kedokteran, ilmu psikiatri tidaklah berdiri sendiri, melainkan selalu berkolaborasi dan segala aspeknya selalu berkaitan dengan cabang-cabang ilmu kedokteran lainnya, misalnya dengan cabang ilmu saraf (Neurologi) dan ilmu penyakit dalam (Internal Medicine).
Ilmu psikiatri dibangun atas 4 fondasi dasar, yaitu:
- Dimensi Organo-biologis yaitu aspek pengetahuan tentang organ-organ tubuh serta fungsi fisiologis tubuh manusia khususnya yang berkaitan langsung dengan aspek kesehatan jiwa (seperti Sistem Susunan Saraf Pusat)
- Dimensi Psiko-edukatif yaitu aspek pengetahuan tentang perkembangan psikologis manusia serta pengaruh pendidikan-pengajaran terhadap seorang manusia sejak lahir hingga lanjut usia.
- Dimensi Sosial-Lingkungan yaitu aspek pengetahuan tentang pengaruh kondisi sosial-budaya serta kondisi lingkungan kehidupan terhadap derajat kesehatan jiwa manusia.
- Dimensi Spiritual-Religius yaitu aspek pengetahuan tentang pengaruh taraf penghayatan dan pengamalan nilai-nilai spiritual-religius terhadap derajat kesehatan jiwa manusia.