Jumat, 13 Desember 2013

coment y tmen2 :)

Psikiatri adalah suatu cabang ilmu kedokteran yang mempelajari aspek kesehatan jiwa serta pengaruhnya timbal balik terdapat fungsi-fungsi fisiologis organo-biologis tubuh manusia. Sebagai suatu cabang ilmu kedokteran, ilmu psikiatri tidaklah berdiri sendiri, melainkan selalu berkolaborasi dan segala aspeknya selalu berkaitan dengan cabang-cabang ilmu kedokteran lainnya, misalnya dengan cabang ilmu saraf (Neurologi) dan ilmu penyakit dalam (Internal Medicine).
Ilmu psikiatri dibangun atas 4 fondasi dasar, yaitu:
  1. Dimensi Organo-biologis yaitu aspek pengetahuan tentang organ-organ tubuh serta fungsi fisiologis tubuh manusia khususnya yang berkaitan langsung dengan aspek kesehatan jiwa (seperti Sistem Susunan Saraf Pusat)
  2. Dimensi Psiko-edukatif yaitu aspek pengetahuan tentang perkembangan psikologis manusia serta pengaruh pendidikan-pengajaran terhadap seorang manusia sejak lahir hingga lanjut usia.
  3. Dimensi Sosial-Lingkungan yaitu aspek pengetahuan tentang pengaruh kondisi sosial-budaya serta kondisi lingkungan kehidupan terhadap derajat kesehatan jiwa manusia.
  4. Dimensi Spiritual-Religius yaitu aspek pengetahuan tentang pengaruh taraf penghayatan dan pengamalan nilai-nilai spiritual-religius terhadap derajat kesehatan jiwa manusia.
Cara Menjaga Fokus OK, sekarang kita akan bahas bagaimana cara menjaga fokus dari mulai menetapkan tujuan sampai tujuan tersebut dicapai. Cara-cara menjaga fokus sebenarnya sederhana, bahkan seperti terlihat aneh. Inilah mungkin yang menyebabkan banyak orang yang tidak berusaha untuk menjaga fokus. Karena merasa ribet atau menganggapnya sepele. Sudahkah Anda menetapkan tujuan? Anda tidak akan fokus jika Anda belum menetapkan tujuan. Jadi langkah-langkah dibawah ini hanya bisa dilakukan setelah Anda menetapkan tujuan. Langkah pertama adalah Anda harus mengetahui cara fokus. Silahkan baca artikel Bagaimana Cara Fokus?. Setelah Anda bisa fokus, maka kini saatnya menjaga fokus. Trik-trik Menjaga Fokus Ada pengingat atau yang mengingatkan. Kita akan kehilangan komitmen jika kita lupa dengan tujuan kita. Dengan berbagai kesibukan dan kewajiban yang harus kita lakukan setiap hari, kadang kita terlupakan untuk berusaha mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Jadi, harus ada pengingat bahwa Anda sedang mencapai tujuan tertentu. Ada banyak ide agar ada pengingat setiap hari: Menempel gambar yang berkaitan dengan tujuan kita di tempat yang setiap hari pasti terlihat. Misalnya Anda cari foto mobil yang Anda ingingkan, kemudian tempel di lemari es atau di kamar tidur Anda. Setidaknya, Anda akan teringat terus setiap hari bahwa Anda sedang mencapai tujuan tertentu. Bekerja sama dengan orang lain, bisa keluarga, untuk saling mengingatkan dalam upaya mencapai tujuan. dan lain-lain Menghujamkan tujuan Anda ke pikiran bawah sadar Anda. Jika tujuan sudah terhujam dalam pikiran bawah sadar Anda, maka secara otomatis Anda akan teringat kepada tujuan Anda atau tindakan Anda akan diarahkan secara otomatis menuju tujuan Anda. Caranya: Mereview atau membaca tujuan Anda secara berulang-ulang. Dengan suara lantang lebih bagus. Tulis tujuan Anda, dengan tulisan tangan, berulang-ulang. Sampai ratusan kali. Melakukan visualisasi tujuan Anda. Tekniknya bisa Anda baca di Beautiful Mind Power. Miliki mental juara. Mental juara akan mendorong Anda untuk mencapai tujuan Anda secepat mungkin. Seseorang yang memiliki mental juara tidak akan pernah menunda-nunda. Tidak akan mudah terganggu pikirannya oleh hal lain. Dengan memiliki mental juara, Anda akan lebih mudah untuk menjaga fokus. Kesimpulan Sekarang, Anda sudah memahami sejauh mana pentingnya manfaat fokus. Kurang menjaga fokus akan mengurangi kemungkinan Anda berhasil mencapai tujuan. Orang yang ilmunya sedikit tetapi dia mampu menjaga fokus untuk mencapai tujuannya, maka dia memiliki kemungkinan berhasil lebih besar, dibandingkan orang berilmu tidak bisa menjaga fokus. Apalagi, jika orang berilmu DAN mampu menjaga fokus, dia akan sangat cepat meraih tujuannya. Untuk menjaga fokus Anda perlu pengingat, hujamkan tujuan ke pikiran bawah sadar, dan miliki mental juara.

Sumber: http://www.motivasi-islami.com/menjaga-fokus-saat-meraih-tujuan/
Cara Menjaga Fokus OK, sekarang kita akan bahas bagaimana cara menjaga fokus dari mulai menetapkan tujuan sampai tujuan tersebut dicapai. Cara-cara menjaga fokus sebenarnya sederhana, bahkan seperti terlihat aneh. Inilah mungkin yang menyebabkan banyak orang yang tidak berusaha untuk menjaga fokus. Karena merasa ribet atau menganggapnya sepele. Sudahkah Anda menetapkan tujuan? Anda tidak akan fokus jika Anda belum menetapkan tujuan. Jadi langkah-langkah dibawah ini hanya bisa dilakukan setelah Anda menetapkan tujuan. Langkah pertama adalah Anda harus mengetahui cara fokus. Silahkan baca artikel Bagaimana Cara Fokus?. Setelah Anda bisa fokus, maka kini saatnya menjaga fokus. Trik-trik Menjaga Fokus Ada pengingat atau yang mengingatkan. Kita akan kehilangan komitmen jika kita lupa dengan tujuan kita. Dengan berbagai kesibukan dan kewajiban yang harus kita lakukan setiap hari, kadang kita terlupakan untuk berusaha mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Jadi, harus ada pengingat bahwa Anda sedang mencapai tujuan tertentu. Ada banyak ide agar ada pengingat setiap hari: Menempel gambar yang berkaitan dengan tujuan kita di tempat yang setiap hari pasti terlihat. Misalnya Anda cari foto mobil yang Anda ingingkan, kemudian tempel di lemari es atau di kamar tidur Anda. Setidaknya, Anda akan teringat terus setiap hari bahwa Anda sedang mencapai tujuan tertentu. Bekerja sama dengan orang lain, bisa keluarga, untuk saling mengingatkan dalam upaya mencapai tujuan. dan lain-lain Menghujamkan tujuan Anda ke pikiran bawah sadar Anda. Jika tujuan sudah terhujam dalam pikiran bawah sadar Anda, maka secara otomatis Anda akan teringat kepada tujuan Anda atau tindakan Anda akan diarahkan secara otomatis menuju tujuan Anda. Caranya: Mereview atau membaca tujuan Anda secara berulang-ulang. Dengan suara lantang lebih bagus. Tulis tujuan Anda, dengan tulisan tangan, berulang-ulang. Sampai ratusan kali. Melakukan visualisasi tujuan Anda. Tekniknya bisa Anda baca di Beautiful Mind Power. Miliki mental juara. Mental juara akan mendorong Anda untuk mencapai tujuan Anda secepat mungkin. Seseorang yang memiliki mental juara tidak akan pernah menunda-nunda. Tidak akan mudah terganggu pikirannya oleh hal lain. Dengan memiliki mental juara, Anda akan lebih mudah untuk menjaga fokus. Kesimpulan Sekarang, Anda sudah memahami sejauh mana pentingnya manfaat fokus. Kurang menjaga fokus akan mengurangi kemungkinan Anda berhasil mencapai tujuan. Orang yang ilmunya sedikit tetapi dia mampu menjaga fokus untuk mencapai tujuannya, maka dia memiliki kemungkinan berhasil lebih besar, dibandingkan orang berilmu tidak bisa menjaga fokus. Apalagi, jika orang berilmu DAN mampu menjaga fokus, dia akan sangat cepat meraih tujuannya. Untuk menjaga fokus Anda perlu pengingat, hujamkan tujuan ke pikiran bawah sadar, dan miliki mental juara.

Sumber: http://www.motivasi-islami.com/menjaga-fokus-saat-meraih-tujuan/Psikiatri adalah suatu cabang ilmu kedokteran yang mempelajari aspek kesehatan jiwa serta pengaruhnya timbal balik terdapat fungsi-fungsi fisiologis organo-biologis tubuh manusia. Sebagai suatu cabang ilmu kedokteran, ilmu psikiatri tidaklah berdiri sendiri, melainkan selalu berkolaborasi dan segala aspeknya selalu berkaitan dengan cabang-cabang ilmu kedokteran lainnya, misalnya dengan cabang ilmu saraf (Neurologi) dan ilmu penyakit dalam (Internal Medicine).
Ilmu psikiatri dibangun atas 4 fondasi dasar, yaitu:
  1. Dimensi Organo-biologis yaitu aspek pengetahuan tentang organ-organ tubuh serta fungsi fisiologis tubuh manusia khususnya yang berkaitan langsung dengan aspek kesehatan jiwa (seperti Sistem Susunan Saraf Pusat)
  2. Dimensi Psiko-edukatif yaitu aspek pengetahuan tentang perkembangan psikologis manusia serta pengaruh pendidikan-pengajaran terhadap seorang manusia sejak lahir hingga lanjut usia.
  3. Dimensi Sosial-Lingkungan yaitu aspek pengetahuan tentang pengaruh kondisi sosial-budaya serta kondisi lingkungan kehidupan terhadap derajat kesehatan jiwa manusia.
  4. Dimensi Spiritual-Religius yaitu aspek pengetahuan tentang pengaruh taraf penghayatan dan pengamalan nilai-nilai spiritual-religius terhadap derajat kesehatan jiwa manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar